Kamis, 08 Februari 2018
A. Pendahuluan
assalamu’alaikum wr. wb.
Hari ini saya ingin membagi pengetahuan mengenai Konfigurasi DHCP Server & DHCP Client :
1. Perngertian
DHCP (namic Host Configuration Protocol) server merupakan sebuah mesin yang menjalankan layanan yang dapat "menyewakan" alamat IP dan informasi TCP/IP lainnya kepada semua klien yang memintanya.
2. Latar belakang
2. Latar belakang
DHCP server digunakan untuk secara dinamik mendistribusikan konfigurasi jaringan, seperti:
IP Address dan netmask
DHCP Client Dalam kondisi tertentu, IP Address yang diberikan oleh ISP yang akandipasang pada router bukanlah IP Address statik, melainkan IP Address dinamis yang didapatkan melalui DHCP. Dalam kasus ini, kita bisa menggunakan fitur DHCP-Client.
3. Maksud dan tujuan
IP Address dan netmask
DHCP Client Dalam kondisi tertentu, IP Address yang diberikan oleh ISP yang akandipasang pada router bukanlah IP Address statik, melainkan IP Address dinamis yang didapatkan melalui DHCP. Dalam kasus ini, kita bisa menggunakan fitur DHCP-Client.
3. Maksud dan tujuan
-agar pembaca dapat mengetahui tentang Konfigurasi DHCP Server & DHCP Client
4. Hasil yang didapatkan
-Pembaca dapat tahu tentang Konfigurasi DHCP Server & DHCP Client
B. Alat dan Bahan
-E-book Materi Mikrotik MTCNA-05-2012.pdf
C. Jangka waktu yang di butuhkan
Tergantung dengan tingkat kemampuan pemahaman pembaca
D. Uraian Kegiatan
DHCP Server
DHCP (namic Host Configuration Protocol) server merupakan sebuah mesin yang menjalankan layanan yang dapat "menyewakan" alamat IP dan informasi TCP/IP lainnya kepada semua klien yang memintanya.
DHCP server digunakan untuk secara dinamik mendistribusikan konfigurasi jaringan, seperti:
- IP Address dan netmask
- IP Address default gateway
- Konfigurasi DNS dan NTP Server
- Dan masih banyak lagi custom option (tergantung apakah DHCP client bisa support)
DHCP Client
Dalam kondisi tertentu, IP Address yang diberikan oleh ISP yang akandipasang pada router bukanlah IP Address statik, melainkan IP Address dinamis yang didapatkan melalui DHCP.
Dalam kasus ini, kita bisa menggunakan fitur DHCP-Client.
Konfigurasi
Konfigurasi DHCP client dan server pada mikrotik dengan topologi seperti dibawah ini :
- pertama, login kemikrotik kemudian pilih menu ip > dhcp client
- Klik icon + kemudian pada interface ganti ether1 lalu apply kemudian ok
- kalau sudah mendapat ip address dan statusnya bound berarti sudah konek
- setelah membuat DHCP Client kemudian setting DHCP server dengan masuk menu ip > addresses, setelah itu klik icon + kemudian isi ip sesuai keinginan kita
- setelah itu buka menu ip kemudian pilih DHCP server kemudian pilih DHCP setup kemudian pilih ether2 lalu klik next
- pada bagian ini kita dapat mengatur rentang ip yang diberikan ke client
- pada dns isikan 8.8.8.8 & 8.8.4.4
- untuk lease time saya setting 1jam, kemudian klik next, next sampai selesai
- setelah selesai konfigurasi kita dapat mengetes dengan cara ping gateway
E. Kesimpulan
Sekian blog yang saya buat semoga dapat menambah wawasan kawan-kawan sekalian, dan terimakasih sudah berkunjung pada blog saya.
Wassalamuallaikum wr. wb.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Diberdayakan oleh Blogger.
Mengenai Saya
Pengenalan Proxmox
A. Pendahuluan assalamu’alaikum wr. wb. Hari ini saya ingin membagi pengetahuan mengenai Proxmox: 1. Perngertian Proxmox Vi...










0 komentar